Senin, 22 September 2014


     Control unit Adalah salah satu bagian dari CPU yang bertugas untuk memberikan arahan / kendali / kontrol terhadap operasi yangdilakukan di bagian ALU (Arithmetic Logical Unit) di dalam CPU tersebut. Output dari CU ini akan mengatur aktivitas dari bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut. Pada awal – awal desain komputer, CU diimplementasikan sebagai ad-hoc logic yang susah untuk didesain. Sekarang, CU diimplementasikan sebagai sebuah microprogram yang disimpan di dalam tempat penyimpanan kontrol (control store). Pada hardwire implementation control unit sebagai combinational circuit yang dibuat berdasarkan control signal yang akan dikeluarkan. Jadi untuk setiap control signal memiliki rangkaian logika tertentu pada control unit yang dapat menghasilkan control signal yang dimaksud. 
      Secara umum untuk metode ini digunakan PLA (programmable logic array) untuk merepresentasikan control signal. Control unit dari sebuah prosesor memiliki 2 peran penting. Pertama, control unit mengatur processor agar melakukan semua micro-operation dalam urutan yang benar. Kedua, control unit menghasilkan control signal yang memastikan supaya semua micro-operation dieksekusi.
     Control signal tersebut secara umum menyebabkan salah satu dari hal berikut: pembukaan atau penutupan dari gerbang-gerbang logika, transfer data antara register-register, dan pengoperasian ALU.
    Control unit sendiri terbagi menjadik beberapa komponen dasar, komponen tersebut adalah sebagai berikut :
1. register  berfingsi sebagai penyimpanan utama pada komputer.
2. Sequencing unit berfungsi menentukan keluaran dari Control unit.
3.  Decoders berfungsi menuliaskan kode atau pesan yang mengundikasikan hasil operasi.
4. Control memory berfungsi mengawasi penyimpanan data.

n    Sumber :
h    http://miftahari3f.blogspot.com/2012/10/pengertian-control-unit.html 
      http://alfitriatussulus.blogspot.com/2012/03/tugas-arsitektur-dan-organisasi.html


0 komentar:

Posting Komentar